Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 21 Feb 2024 17:17 WIB

Kab. Sukabumi Jadi Percontohan Penanganan PMK Dan LSD, Sekda Apresiasi Kementerian Pertanian Dan FAO


					Kab. Sukabumi Jadi Percontohan Penanganan PMK Dan LSD, Sekda Apresiasi Kementerian Pertanian Dan FAO Perbesar

JENTERANEWS.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menutup acara Pre-Assesment untuk Implementasi PDS pada Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) Rabu, (21/02/24) di Santika Sukabumi.

Plt Kadis Peternakan drh.Asep Kurnadi mengatakan bahwa tujuan kegiatan adalah untuk mengantisipasi penyakit PMK dan LSD pada Hewan karena bila tidak diantisipasi bisa merugikan para peternak hewan di Kabupaten Sukabumi

” terdapat dua penyakit yang berpotensi mengganggu produktifitas ternak yakni Penyakit Mulut dan kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) apabila tidak ditangani dengan benar. Kita berharap Vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat juga dilaksanakan di daerah lain untuk menekan penyebaran penyakit PMK dan Virus LSD tersebut” ungkapnya.

Baca Juga:   Pelestarian Sungai, Dinas Perikanan Kembali Restocking 3000 Ikan Nilem

Sekda dalam sambutannya mengatakan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagaimana tercantum dalam peraturan daerah kabupaten sukabumi no 4/2021 tentang rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah Kabupaten Sukabumi tahun 2021-2026 adalah meningkatkan Produktivitas dan daya saing Ekonomi berbasis Agrobisnis dan Pariwisata berkelanjutan melalui kegiatan Peningkatan Kesehatan.

Baca Juga:   Danposramil Cidolog Koramil 0622-11/Sagaranten Kawal Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

” Artinya Kegiatan Peningkatan Kesehatan sejalan dengan misi ke 2 untuk meningkatkan Produktivitas dan daya saing disektor Pertanian/Subsektor Peternakan dilakukan Program Pengembangan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner” jelasnya.

” Kabupaten Sukabumi sudah ditunjuk menjadi Kabupaten Percontohan karena keberhasilan kita menangani PMK dan LSD di tahun 2022 dengan adanya percontohan ini saya berharap bisa ditindaklanjuti arahan arahan dari kementerian dan FAO” tegas Sekda

Baca Juga:   Akhirnya Polisi Berhasil Temukan Anak Yang Sempat Dikabarkan Hilang Saat Berwisata di Pantai Citepus

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan terima kasih dan Apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kementrian Pertanian RI dan FAO Ectrad Indonesia yang telah yang telah memilih Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu Percontohan di Indonesia untuk Kegiatan mengurangi dampak PMK dan LSD serta membangun Kapasitas Respon Tingkat Nasional.

Hadir Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Pertanian RI, Perwakilan FAO Ectad Indonesia.Dokter Hewan, Paramedik,Veteriner dan ParaMedik ReProduksi. (*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Wabup Iyos Dampingi Menko PMK Tinjau Lokasi Longsor TOL Bocimi Seksi 2 Km 64

17 April 2024 - 14:50 WIB

Wabup Iyos Dampingi Menko PMK Tinjau Lokasi Longsor TOL Bocimi Seksi 2 Km 64

Bupati Marwan Ubah Nama Jalan Nyakokot-Perbawati Jadi KH. Zezen Z.A

17 April 2024 - 14:04 WIB

Bupati Sukabumi Marwan Ubah Nama Jalan Nyakokot-Perbawati Jadi KH. Zezen Z.A

Ini Dia Caranya Dapat Umroh Gratis Dengan Bayar Retribusi Dan Pajak Di Kabupaten Sukabumi

17 April 2024 - 12:27 WIB

Ini Dia Caranya Dapat Umroh Gratis Dengan Bayar Retribusi Dan Pajak Di Kabupaten Sukabumi

Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Minta Perangkat daerah mendukung peningkatan PAD Untuk Pembangunan Lebih Baik

17 April 2024 - 07:27 WIB

Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Minta Perangkat daerah mendukung peningkatan PAD Untuk Pembangunan Lebih Baik

Libur Lebaran Sudah Usai, Pantai Cibuaya Terpantau Sepi

16 April 2024 - 11:42 WIB

Libur Lebaran Sudah Usai, Pantai Cibuaya Terpantau Sepi

Bupati Apresiasi Semua Pihak Atas Kerjakerasnya Wujudkan Suasana Libur Lebaran Aman Dan Lancar

16 April 2024 - 10:37 WIB

Trending di Kabar Daerah