JENTERANEWS.com – Menghadapi ancaman krisis pangan dan penurunan jumlah petani, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menggencarkan Program Regenerasi Petani. Program ini bertujuan meningkatkan produksi sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kolaborasi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menekankan pentingnya program ini dalam rapat evaluasi pelaksanaan program regenerasi petani tahun 2024 dan perencanaan program tahun 2025. Rapat tersebut bertujuan mengukur capaian indikator dan efektivitas program, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga perikanan.
“Evaluasi menunjukkan adanya penurunan keaktifan peserta di sektor pertanian, termasuk perikanan, peternakan, perkebunan, dan kehutanan di Kabupaten Sukabumi. Ini menjadi perhatian serius bagi kita,” ujar Nunung pada Rabu (18/12/2024).
Sebagai tindak lanjut, Dinas Perikanan akan melakukan serangkaian intervensi, termasuk peningkatan komunikasi dengan peserta program, khususnya di sektor perikanan. Selain itu, pengelola program akan mengidentifikasi ulang keaktifan peserta dan mendorong kemitraan yang lebih kuat.
“Ke depan, penting mengadakan lokakarya antara pengelola program dan peserta untuk berbagi pengalaman dan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas program ini, terutama di sektor perikanan,” tegas Nunung.
Lebih lanjut, Nunung menambahkan bahwa kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan sangat krusial. “Intinya, kita perlu bersama-sama mencari solusi agar regenerasi petani tetap berjalan dan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi dapat berkembang pesat,” sambungnya.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Nunung berharap Program Regenerasi Petani tidak hanya meningkatkan jumlah petani yang aktif, tetapi juga menciptakan sistem pertanian dan perikanan yang lebih berkelanjutan dan produktif di Kabupaten Sukabumi. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan krisis pangan dan memastikan keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan di wilayah tersebut.(*)















