JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) secara resmi menyepakati arah kebijakan anggaran untuk tahun 2026. Kesepakatan terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) ini menjadi fondasi utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Persetujuan bersama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna yang khidmat, digelar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/8/2025).
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya menegaskan bahwa KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 disusun secara cermat dan strategis. Dokumen tersebut telah berlandaskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta dipastikan selaras dengan kebijakan pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat.
“Kerangka anggaran ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, merespons dinamika perekonomian, dan yang terpenting, mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kesepakatan ini merupakan tahapan krusial sebelum APBD 2026 dirumuskan menjadi sebuah peraturan daerah.
“Kesepakatan ini menjadi landasan yuridis dan administratif yang sangat penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026,” tambahnya.
Menurut Bupati, kesepakatan tersebut lahir dari serangkaian pembahasan yang intensif dan konstruktif antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menekankan bahwa seluruh proses dijalankan dengan semangat kemitraan yang transparan, akuntabel, dan selalu mengedepankan kepentingan publik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama, masukan, serta dedikasi yang telah diberikan selama proses pembahasan berlangsung.
“Semoga kolaborasi yang telah terjalin erat ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan. Tujuannya agar setiap program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Mia















