Menu

Mode Gelap

News · 5 Des 2024 20:35 WIB

Listrik Mulai Nyala, Namun Gangguan Masih Berlanjut di Wilayah Sagaranten dan Sekitarnya Yang Terdampak Bencana


					Poto : Ilustrasi perbaikan jaringan listrik di wilayah Sagaranten dan sekitarnya. Perbesar

Poto : Ilustrasi perbaikan jaringan listrik di wilayah Sagaranten dan sekitarnya.

JENTERANEWS.com – Setelah dua hari mengalami pemadaman total akibat bencana yang mengakibatkan kerusakan jaringan listrik, sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi mulai merasakan kembali aliran listrik. Kamis (5/12/2024).

Kecamatan Sagaranten, Pabuaran, Curugkembar, Cidadap, Cidolog, dan Tegalbuleud adalah beberapa wilayah yang kini sudah mulai mendapat pasokan listrik.

Namun, kebahagiaan warga akan kembalinya listrik harus terusik dengan kondisi aliran listrik yang masih belum stabil. Banyak warga mengeluhkan kondisi listrik yang menyala-padam seperti lampu disko. Hal ini disebabkan oleh kerusakan jaringan yang cukup parah akibat bencana.

Cecep, petugas gangguan PLN pos Sagaranten, mengatakan kepada jenteranews.com bahwa timnya telah berhasil memperbaiki jaringan di beberapa titik, salah satunya di wilayah Pabuaran. Namun, belum lama perbaikan selesai, pihaknya kembali mendapat laporan adanya lima tiang listrik yang roboh di lokasi lain.

“Kendala utama saat ini adalah banyaknya tiang listrik yang roboh dan kabel transmisi yang putus. Kondisi ini diperparah dengan sulitnya akses menuju lokasi kerusakan akibat bencana longsor yang menghambat mobilitas kendaraan pengangkut material perbaikan,” ungkap Cecep.

Kondisi terparah saat ini terjadi di wilayah Kecamatan Tegalbuleud. Selain banyaknya tiang listrik yang roboh, akses jalan menuju lokasi bencana juga sangat terbatas.

Meskipun demikian, PLN telah mengerahkan tambahan personel dari pusat sebanyak 15 orang untuk membantu mempercepat proses perbaikan. Namun, terbatasnya jumlah petugas dan sulitnya medan menjadi tantangan tersendiri bagi tim perbaikan.

Cecep memperkirakan proses perbaikan jaringan listrik secara menyeluruh akan memakan waktu 5 hingga 7 hari ke depan. “Kami mohon kesabaran dari masyarakat. Kami akan terus bekerja keras untuk memulihkan jaringan listrik secepat mungkin,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News