JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan bencana longsor di Kampung Cijangkar RT 03/07, Desa Cijangkar, pada Rabu (20/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan terputusnya akses jalan provinsi akibat material longsor yang menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 59 meter.
Berdasarkan laporan dari Ahmad, petugas P2BK Kecamatan Nyalindung, upaya penanganan segera dilakukan dengan mengerahkan dua alat berat jenis loader. Satu unit berasal dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi dan satu unit lainnya dari perusahaan GBP. Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung.
” Beruntung, peristiwa longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan, terutama bagi warga sekitar yang kesulitan dalam beraktivitas akibat terputusnya akses jalan.” kata Ahmad.
Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama mengakibatkan tanah di sekitar tebing tidak mampu menahan beban air sehingga terjadi longsor. Material longsor yang terdiri dari tanah dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan, mengakibatkan akses transportasi terputus total.
Sejumlah pihak telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat. Selain petugas P2BK Kecamatan Nyalindung, juga turut terlibat perangkat desa, kecamatan, Koramil, Polsek, Pol PP, relawan PMI, dan berbagai komunitas lainnya.
Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya bencana susulan. Masyarakat juga dihimbau untuk mengikuti arahan dan informasi dari pihak berwenang.
Saat ini, kondisi cuaca di lokasi kejadian masih diguyur hujan gerimis. Proses pembersihan material longsor terus dilakukan dengan harapan akses jalan dapat segera dibuka kembali.(*)















