Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 28 Jun 2025 18:46 WIB

Meriah dan Penuh Warna, Pelepasan Siswa SDN 2 Curugkembar Sukses Digelar Berkat Gotong Royong Tanpa Iuran Wajib


					Suasana semarak mewarnai acara Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Panen Karya di SDN 2 Curugkembar, Sukabumi, Sabtu (28/6/2025). Acara ini sukses digelar berkat semangat gotong royong orang tua murid tanpa adanya iuran yang bersifat wajib. Perbesar

Suasana semarak mewarnai acara Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Panen Karya di SDN 2 Curugkembar, Sukabumi, Sabtu (28/6/2025). Acara ini sukses digelar berkat semangat gotong royong orang tua murid tanpa adanya iuran yang bersifat wajib.

JENTERANEWS.com – Suasana haru sekaligus meriah menyelimuti kompleks SDN 2 Curugkembar, Desa Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Pada Sabtu, 28 Juni 2025, sekolah tersebut menggelar dua acara akbar sekaligus: Pelepasan Siswa Kelas 6 Tahun Pelajaran 2025 dan Panen Karya Siswa. Yang istimewa, perhelatan megah ini terwujud bukan dari iuran yang memberatkan, melainkan dari semangat kebersamaan dan dukungan sukarela para orang tua murid.

Panggung acara yang dihias semarak menjadi pusat perhatian. Di sana, para siswa-siswi kelas 6 yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya dilepas secara resmi oleh pihak sekolah. Di sudut-sudut sekolah lainnya, pameran “Panen Karya” memajang berbagai kreasi seni dan keterampilan siswa, mulai dari gambar, kerajinan tangan, hingga proyek-proyek pembelajaran inovatif. Para siswa dengan percaya diri menampilkan beragam bakat di atas panggung, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, hingga paduan suara yang sukses mengundang decak kagum para hadirin.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran komite sekolah dan kolaborasi solid dengan para orang tua. Ketua Komite SDN 2 Curugkembar, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Curugkembar, Andri Aparatu, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara yang melampaui ekspektasi.

“Sejak awal, dalam rapat musyawarah, kami dari pihak komite tidak pernah menyarankan atau mewajibkan adanya iuran,” tegas Andri saat diwawancarai di lokasi acara. “Namun pada pelaksanaannya, alhamdulillah ada beberapa orang tua yang peduli dan mampu, secara sukarela mendukung serta mendesain acara ini hingga menjadi sangat meriah.”

Andri menambahkan, model pendanaan sukarela ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan rasa nyaman dan menghilangkan beban yang selama ini sering menghantui pihak sekolah dan orang tua setiap kali ada acara perpisahan.

“Dengan adanya kebijakan ini, kami merasa tidak ada beban. Kalau dulu, sistem iuran walau tidak semua bisa membayar, justru menjadi beban pikiran dan bisa menimbulkan kesenjangan sosial di antara para orang tua,” jelasnya.

Model kolaborasi yang digagas di SDN 2 Curugkembar ini membuktikan bahwa acara perpisahan yang berkesan dapat terwujud tanpa harus membebani finansial orang tua. Semangat gotong royong menjadi kunci utama, di mana mereka yang mampu memberikan dukungan lebih, baik dalam bentuk materi maupun tenaga, untuk kebahagiaan bersama.

Ke depan, Andri berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipupuk dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain.

“Harapan kami yang utama adalah anak-anak kita bisa lulus dengan kenangan yang indah tanpa membebani orang tua mereka,” ujarnya. “Semoga para lulusan SDN 2 Curugkembar dapat terus berprestasi, melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan meraih cita-cita mereka. Ini adalah bukti bahwa dengan kebersamaan, semua bisa terwujud,” pungkasnya.

Acara pelepasan siswa di SDN 2 Curugkembar ini menjadi contoh nyata bahwa esensi dari sebuah perayaan kelulusan adalah kebahagiaan dan kenangan manis, bukan kemewahan yang dipaksakan.(*)


Kor : Eclek

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 142 kali

Baca Lainnya

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Regulasi Kawasan Kumuh: Dinilai Jadi Batu Sandungan Pemerataan Infrastruktur Desa

27 Maret 2026 - 20:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan keterangan kepada media mengenai kebijakan penetapan kawasan kumuh yang dinilai membatasi pemerataan pembangunan infrastruktur, Jumat (27/3/2026).
Trending di Kabar Daerah