JENTERANEWS.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi semua nelayan yang terjebak di bekas dermaga PT. Sumber Baja Prima (SBP) yang terletak di lepas pantai Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 71 orang telah berhasil kembali ke darat.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Basarnas tipe Dauphin AS-365 N3+, serta dua helikopter TNI AU, yaitu Super Puma dan Caracal, yang diterbangkan dari Lapangan Udara Atang Sanjaya Bogor, serta menggunakan perahu.
“Semua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan kini berada di posko medis Satuan Radar 216 Cibalimbing Surade. Proses evakuasi dilakukan dengan metode hoisting,” ungkapnya pada Jumat (18/10/2024).
Dari total 71 orang, 50 di antaranya dievakuasi melalui jalur udara, sementara 21 lainnya menggunakan kapal nelayan. “Seluruh korban berhasil dievakuasi hingga pukul 03.55 sore kemarin,” tambahnya.
Sementara, tiga nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut di Dermaga PT. Sumber Baja Prima (SBP) juga sudah ditemukan, namun, dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban pertama, Rahmat (51), ditemukan tewas pada Kamis pagi (17/10/2024) sekitar pukul 06.00 WIB oleh nelayan setempat di Pantai Cikole, Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Jasadnya segera dievakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Pol Airud, Basarnas, dan BPBD.
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP H. Tenda Sukendar, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa ketiga korban yang hilang telah ditemukan. “Korban pertama, Rahmat, ditemukan pagi hari di Pantai Cikole, sedangkan korban kedua, Rohimat (36), ditemukan pada Jumat (18/10/2024) di Pantai Cikalapa,” jelasnya.
Korban terakhir, Dede Yusup (28), ditemukan pada Jumat pagi (18/10/2024) sekitar pukul 07.00 WIB di Pantai Ranca Gempol, Muara Cisokan, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. “Dede ditemukan dalam keadaan telanjang oleh nelayan setempat. Tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi,” tambah Kasat Pol Airud.
Dede Yusup, yang merupakan seorang mahasiswa, adalah warga Kampung Ranca Herang, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi. Penemuan mayat ini menandai berakhirnya pencarian terhadap tiga nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Menurut keterangan saksi, Hadiji (35), Ketua Rukun Nelayan Tegalbuleud, insiden ini terjadi pada Rabu (16/10/2024) di Dermaga PT. SBP. Dari 74 orang yang terjebak, 71 berhasil dievakuasi, sementara tiga orang hilang akibat terjangan ombak, dan kini semuanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Setelah pencarian yang intensif, ketiga nelayan yang hilang akhirnya ditemukan. Saat ini, situasi di lokasi pencarian sudah kondusif dan semua korban telah dievakuasi,” tutup AKP H. Tenda Sukendar.(*)















