Menu

Mode Gelap

News · 24 Nov 2022 15:36 WIB

Petugas Gabungan Bersama Beacukai Gelar Operasi Gempur Rokok Ilegal di Sagaranten


					Petugas Bea Cukai bersama Muspika Sagaranten Kabupaten Sukabumi saat rilis pres hasil Operasi Gempur Rokok Ilegal di Aula Kantor Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Petugas Bea Cukai bersama Muspika Sagaranten Kabupaten Sukabumi saat rilis pres hasil Operasi Gempur Rokok Ilegal di Aula Kantor Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja, Polri, TNI, Kecamatan Sagaranten Kabupaten  bersama Bea Cukai Korwil Bogor mengadakan razia, pemantauan, dan sosialisasi ke warung-warung kecil guna mencegah peredaran rokok ilegal di wilayah setempat. Kamis (24/11/2022)

Petugas Gabungan Bersama Beacukai Gelar Operasi Gempur Rokok Ilegal di Sagaranten

Petugas gabungan saat Oprasi Gempur Rokok Ilegal

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Yusep wahyu Kodara SH., Kabupaten Sukabumi mengatakan warung kecil yang berlokasi di pinggiran desa rawan menjadi tempat peredaran rokok ilegal karena lokasinya yang jauh dari keramaian atau tersembunyi.

“Biasanya warung atau toko yang jadi sasaran sales (tenaga penjualan) rokok ilegal itu yang lokasinya ndelik atau tersembunyi. Misal, di pinggiran desa atau dekat persawahan,” ujar Yusep di Aula Kantor Kecamatan Sagaranten

Modus operandi yang digunakan tenaga penjualan untuk mengedarkan rokok ilegal adalah mengirimkan langsung barang kepada pemilik toko dan warung-warung terpencil.

Oleh karena itu, Satpol PP,  bersama Bea dan Cukai Korwil Bogor, beserta tim gabungan dari, kepolisian dan TNI melakukan operasi guna mempersempit ruang gerak peredaran rokok ilegal di wilayah setempat.

Operasi kali ini dilakukan di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi “Kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat saat bertemu pemilik warung atau toko bahwa peredaran rokok tanpa pita cukai itu melanggar aturan,” kata Yusep.

Pada kegiatan penindakan barang kena cukai ilegal  kali ini dengan total sebanyak 6.400 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek dan filter.

Yosep berharap dengan kegiatan Operasi Gempur Rokok Ilegal ini mampu memberikan efek jera sehingga meningkatkan kepatuhan pengguna jasa dan menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal.

“Sementara penurunan peredaran rokok ilegal diharapkan mampu meningkatkan permintaan terhadap produk legal sehingga dapat mendorong produksi, distribusi, dan pemasaran produk legal,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News