Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 25 Feb 2023 18:34 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Kecelakaan Maut Yang Menewaskan Dua Anak SMP di Ciracap Sukabumi


					Kecelakaan maut di Jalan Raya Waluran-Ciracap, Kabupaten Sukabumi Perbesar

Kecelakaan maut di Jalan Raya Waluran-Ciracap, Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Kecelakaan maut dialami tiga orang remaja asal Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Dua orang tewas akibat kejadian tersebut sementara satu orang korban lainnya masih mendapat penanganan medis akibat luka yang dideritanya.

Korban tewas bernama korban tewas masing-masing bernama J Robiansyah (15) dan Bima C (15). Sementara korban selamat bernama Shabiq Fatih(14). Korban Shabiq hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Kepala Dusun Ciracap, Hendra Gunawan mengaku sempat mendapat informasi korban berboncengan tiga dari arah Ciracap untuk berkunjung ke rumah temannya di Kecamatan Waluran.

“Dari jam 16.00 WIB ketiga anak itu, satu motor bertiga berangkat ke arah utara mau berkunjung ke temannya di Waluran, pada jam 17.00 WIB saya mendapat telpon bahwa ada warga Ciracap yang kecelakaan anak-anak,” kata Kadus Ciracap, Hendra dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (24/2/2023).

Hendra kemudian memastikan kebenaran informasi tersebut, setelah diperiksa ternyata memang benar korban adalah warganya yang sempat terlihat berboncengan tiga.

“Ternyata betul anak yang bertiga tadi, setelah survei ke lokasi yang satu meninggal di tempat yang dua lagi dilarikan ke rumah sakit Jampang Kulon. Dalam perjalanan yang satu meninggal, yang satu lagi dirawat sampai sekarang keadaannya kritis,” ujar Hendra.

Kadus Ciracap, Hendra membenarkan tiga orang korban itu berjenis kelamin laki-laki, usia 13-14 tahun. “Mereka masih kelas 1 SMP. Jadi satu meninggal di tempat, satu meninggal di perjalanan dan satu kondisinya kritis. Dua korban meninggal sekarang sudah berada di rumah duka masing-masing,” jelasnya.

“Yang korban satu lagi masih di rumah sakit dan rencana mau dibawa ke RSUD R Syamsudin SH, lukanya belakang kepala dan badan bagian punggung habis, satu lagi itu mungkin luka dalam karena tidak terlalu parah dilihat secara fisik, yang dirawat ada luka di bagian belakang Kepala, dan lecet sekujur tubuhnya,” sambungnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu Robi yang mengendarai sepeda motor membonceng Bima serta korban selamat Shadiq Fatih (14).

“Kendaraan sepeda motor yang di kendarai J Robiansyah (15) membawa penumpang Bima (15) dan Shadiq Fatih (14), melaju dari arah Waluran menuju Ciracap. Setibanya di tempat kejadian, motor berusaha mendahului kendaraan boks yang berada di depannya,” kata Fajar, Sabtu (25/2/2023).

“Korban ke kanan jalan pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju kendaraan sepeda motor lain yang dikemudikan saudara Ayin yang berboncengan dengan seorang penumpang,” sambung Fajar.

Kecelakaan tidak bisa dihindari, dua motor itu bertabrakan. Motor yang dikemudikan para remaja itu mengenai bemper mobil boks.

“Sehubungan jarak sudah dekat kecelakaan lalu lintas tersebut tidak dapat di hindarkan lagi, pengendara beserta penumpang kendaraan sepeda motor berboncengan tiga jatuh ke kiri jalan mengenai bemper depan sebelah kanan kendaraan box,” ungkap Fajar.

Akibat kejadian itu seluruh korban mengalami luka-luka cukup serius, J Robiansyah dan Bima meninggal dunia akibat cedera kepala berat, sementara satu korban lagi yakni Sadiq Fatih mengalami luka ringan.

“Penumpang motor lainnya yakni Ayin, mengalami luka lecet di dagu, kaki dan tangan. Sementara penumpangnya juga mengalami luka ringan,” kata Fajar.

Polisi menetapkan pemotor remaja yang tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Waluran-Ciracap, Kabupaten Sukabumi sebagai tersangka. Polisi akan menghentikan pengusutan kasus kecelakaan tersebut.

“Tersangkanya kan meninggal dunia, makanya kita paling ditindak lanjut SP2 penyelesaiannya,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar melalui sambungan telepon, Sabtu (25/2/2023).

Dia menyebut kecelakaan maut terjadi saat tersangka membonceng dua temannya menggunakan sepeda motor. Saat itu, korban tengah mencoba menyalip sebuah mobil boks yang ada di depannya.

“Si korban dia kan nyalip mobil boks ke kanan ternyata dari arah berlawanan ada motor,” imbuh Fajar.

Area kecelakaan yang menewaskan remaja berboncengan tiga ini berada di lokasi yang terbilang sepi dari kendaraan yang melintas. Rumah warga juga terbilang cukup jauh atau berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian.

Jalan tersebut merupakan akses lintas dari dua kecamatan yakni Waluran dan Ciracap. Kondisi aspal juga terbilang mulus. Dari arah menuju Ciracap, sebelah kiri tempat kejadian adalah perkebunan Singkong milik warga dan sebelah kanan jalannya perkebunan karet.

“Jalanan ini memang sepi, kalau malam juga minim penerangan karena tidak ada lampu PJU,” kata Usman, warga sekitar lokasi kejadian.(*)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

36 Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Sagaranten Resmi Dilantik

20 Januari 2026 - 13:11 WIB

Pastikan Ibadah Malam Natal Khidmat, Kapolres dan Forkopimda Sukabumi Pantau Langsung Keamanan Gereja

25 Desember 2025 - 09:49 WIB

“Daerah Tanpa Inovasi Akan Mati”: Wali Kota Sukabumi Pacu Transformasi Pelayanan Publik di 2025

22 Desember 2025 - 18:14 WIB

Peringati Hari Ibu ke-97, Bupati Asep Japar Sebut Ibu sebagai Jantung Keluarga dan Pilar Bangsa

22 Desember 2025 - 14:07 WIB

RSUD R. Syamsudin, S.H. Resmi Buka Layanan Kemoterapi Per Januari 2026

19 Desember 2025 - 19:06 WIB

Trending di Kabar Daerah