Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 14 Agu 2025 15:10 WIB

Polres Sukabumi dan Pemkab Bersinergi Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Asep Japar: Strategi Jaga Ketersediaan dan Keterjangkauan Pangan


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Kapolres AKBP Samian memastikan langsung ketersediaan beras murah bagi warga dalam Gerakan Pangan Murah di Mako Polres Sukabumi. Langkah ini diambil untuk menjaga harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Kapolres AKBP Samian memastikan langsung ketersediaan beras murah bagi warga dalam Gerakan Pangan Murah di Mako Polres Sukabumi. Langkah ini diambil untuk menjaga harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

JENTERANEWS.com– Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, menggelar Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Markas Komando (Mako) Polres Sukabumi pada hari Kamis, 14 Agustus 2025. Acara yang merupakan bagian dari program nasional ini diresmikan secara serentak melalui kick-off bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menstabilkan harga dan pasokan bahan pangan pokok, khususnya beras, menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, dalam keterangannya menjelaskan bahwa gerakan ini adalah wujud nyata program Polri yang berkolaborasi dengan Perum Bulog. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pendistribusian beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Gerakan ini bertujuan untuk menekan laju harga bahan pokok agar tetap berada pada level Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar AKBP Samian.

Beliau menambahkan, “Hari ini, kick-off telah dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia atas arahan langsung dari Bapak Kapolri. Di Polres Sukabumi sendiri, program ini akan berlangsung hingga 17 Agustus mendatang. Kami telah menyiapkan stok awal sebanyak 130 ton beras dan berharap seluruhnya dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.”

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif yang digagas oleh Polres Sukabumi. Menurutnya, program pangan murah ini memberikan manfaat yang signifikan dan langsung dirasakan oleh warga.

“Ini adalah sebuah langkah yang luar biasa, karena secara nyata membantu masyarakat kita untuk memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Terlebih lagi, pelaksanaannya yang serentak di seluruh Indonesia menunjukkan keseriusan pemerintah dan aparat dalam menjaga stabilitas pangan,” ungkap Bupati.

Bupati Asep Japar menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini selaras dengan strategi pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam memastikan dua pilar utama ketahanan pangan, yakni ketersediaan stok dan keterjangkauan harga. Inisiatif ini menjadi sangat krusial, terutama dalam momentum menyambut perayaan hari kemerdekaan, di mana kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan BUMN seperti Bulog diharapkan dapat terus berlanjut untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Bidik Peringkat Satu dalam Penilaian Program P2WKSS Jawa Barat

3 Desember 2025 - 11:40 WIB

Optimalkan Layanan Publik, Diskominfo Sukabumi Inisiasi Penyusunan Arsitektur Pemerintah Digital

3 Desember 2025 - 11:19 WIB

Brimob Polda Jabar Cek Jembatan Putus Penghubung Desa Cidadap–Loji di Sukabumi

2 Desember 2025 - 13:58 WIB

Star Energy Geothermal Salurkan Beasiswa Rp190 Juta untuk 19 Mahasiswa IPB

2 Desember 2025 - 13:16 WIB

Terungkap! Mayat Pria Diduga ODGJ di Palabuhanratu Ternyata Warga Cianjur

2 Desember 2025 - 12:52 WIB

Musrenbang Kelurahan Cikundul, Pemkot Sukabumi Tegaskan Perencanaan Inklusif Menuju Target Pembangunan 2027

1 Desember 2025 - 14:20 WIB

Trending di Ekonomi