Menu

Mode Gelap

Bencana · 16 Apr 2025 13:43 WIB

Polsek Sagaranten Langsung Bertindak Pasca Ambruknya Mushola MTS 1, Kapolsek Pimpin Pengamanan dan Pendataan


					Personel Polsek Sagaranten di bawah pimpinan AKP. A SURYANA B, SH, berada di lokasi ambruknya mushola MTS 1 Sukabumi. Polisi turut serta dalam upaya pengamanan dan koordinasi dengan pihak sekolah serta Forkompimcam. Perbesar

Personel Polsek Sagaranten di bawah pimpinan AKP. A SURYANA B, SH, berada di lokasi ambruknya mushola MTS 1 Sukabumi. Polisi turut serta dalam upaya pengamanan dan koordinasi dengan pihak sekolah serta Forkompimcam.

JENTERANEWS.com – Suasana di Madrasah Tsanawiyah (MTS) 1 Sukabumi, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi mendadak mencekam pada Rabu (16/4/2025) sekitar pukul 10.45 WIB. Bangunan mushola permanen di lingkungan sekolah tersebut dilaporkan ambruk secara tiba-tiba.

Kapolsek Sagaranten, AKP. A SURYANA B, SH, segera bergerak cepat memimpin penanganan di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan yang dihimpun, ambruknya bangunan mushola mengakibatkan kerusakan signifikan pada bagian atap dan dinding belakang.

“Saat kejadian, para siswa sedang beraktivitas. Beruntung, kesigapan para guru yang dengan cepat memperingatkan para murid untuk menjauhi lokasi berhasil meminimalisir potensi korban jiwa,” ungkap AKP. A SURYANA di lokasi kejadian.

Kendati demikian, insiden nahas ini menyebabkan dua siswi kelas 8 mengalami luka ringan. Kedua siswi, Cindi dan Ratu, mengalami luka gores ringan di bagian lengan. “Kedua korban luka ringan telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas dan saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing,” jelas Kapolsek.

Pasca kejadian, pihak sekolah dengan sigap melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengamankan area dan menjauhkan seluruh siswa dari lokasi reruntuhan. Selain itu, koordinasi intensif langsung dilakukan pihak sekolah dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sagaranten.

Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran langsung Forkompimcam Sagaranten yang terdiri dari Camat Sagaranten (Ridwan Agus Mulyawan, S.ip, M.Si.), Kasitantrib Kecamatan Sagaranten beserta staf, personel Polsek Sagaranten (Bripka Endra Sandila dan Brigadir Aldi Hidayat), anggota Koramil Sagaranten (Serka Rojudin dan Sertu Wahid Jamil), serta Pemerintah Desa Sagaranten dan Kepala Sekolah MTS 1 Sukabumi (Drs.H.E.Rustandi).

Kehadiran Kapolsek Sagaranten beserta jajaran dan unsur Forkompimcam lainnya menunjukkan respons cepat dan sinergitas antar instansi dalam menghadapi kejadian darurat. Langkah-langkah koordinasi ini diharapkan dapat segera menindaklanjuti dampak kerusakan dan memastikan keamanan serta kondusifitas lingkungan sekolah.

Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti ambruknya bangunan mushola tersebut. Sementara itu, fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh siswa dan tenaga pendidik serta melakukan langkah-langkah pemulihan yang diperlukan.(*)

Laporan: Mardi

Suasana di lingkungan MTS 1 Sukabumi pasca insiden ambruknya mushola. Terlihat upaya pihak sekolah dalam menertibkan area dan memberikan rasa aman kepada para siswa.

Suasana di lingkungan MTS 1 Sukabumi pasca insiden ambruknya mushola. Terlihat upaya pihak sekolah dalam menertibkan area dan memberikan rasa aman kepada para siswa.

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)
Trending di Bencana