Menu ✖

Mode Gelap

News · 1 Jan 2025 13:28 WIB

Rumah Warga di Tegalbuleud Ambruk Diterjang Hujan dan Lapuknya Bangunan di Malam Tahun Baru


					Kondisi rumah Ugan (56) di Tegalbuleud, Sukabumi, yang ambruk akibat hujan dan kondisi bangunan yang sudah tua. Ia dan keluarganya selamat dalam peristiwa tersebut. Perbesar

Kondisi rumah Ugan (56) di Tegalbuleud, Sukabumi, yang ambruk akibat hujan dan kondisi bangunan yang sudah tua. Ia dan keluarganya selamat dalam peristiwa tersebut.

JENTERANEWS.com – Sebuah rumah di Kampung Cibayawak RT 01/03, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Rabu dini hari (01/01/2025), tepat saat pergantian malam tahun baru. Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh guyuran hujan deras yang melanda wilayah tersebut dan kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

Rumah permanen berukuran 6×8 meter milik Ugan (56), warga setempat, rata dengan tanah sekitar pukul 00.30 WIB. Beruntung, Ugan dan anaknya telah mengungsi sebelumnya setelah melihat tanda-tanda kerusakan pada bangunan.

“Memang kondisi material bangunan bagian atap sudah lapuk, ditambah guyuran hujan cukup tinggi,” ungkap Ugan. Ia menambahkan bahwa pergerakan pada atap dan dinding sebelah kiri rumah sudah terlihat sebelumnya, sehingga ia memutuskan untuk mengosongkan rumah demi keselamatan.

Kepala Desa Sumberjaya, Dudu Durahman, membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada rumah warga kami yang ambruk. Penyebabnya karena hujan dan kondisi material yang sudah lapuk. Alhamdulilah sudah ditangani,” ujarnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 70 juta. Saat ini, kondisi di lokasi masih diguyur hujan ringan, sehingga upaya evakuasi material bangunan belum dapat dilakukan secara maksimal.

Informasi terkini menyebutkan bahwa unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalbuleud, termasuk Camat, Kapolsek, Danramil, dan pihak terkait lainnya, telah menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada Ugan dan keluarganya. Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca