JENTERANEWS.com – Sebuah rumah di Kampung Cibayawak RT 01/03, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Rabu dini hari (01/01/2025), tepat saat pergantian malam tahun baru. Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh guyuran hujan deras yang melanda wilayah tersebut dan kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.
Rumah permanen berukuran 6×8 meter milik Ugan (56), warga setempat, rata dengan tanah sekitar pukul 00.30 WIB. Beruntung, Ugan dan anaknya telah mengungsi sebelumnya setelah melihat tanda-tanda kerusakan pada bangunan.
“Memang kondisi material bangunan bagian atap sudah lapuk, ditambah guyuran hujan cukup tinggi,” ungkap Ugan. Ia menambahkan bahwa pergerakan pada atap dan dinding sebelah kiri rumah sudah terlihat sebelumnya, sehingga ia memutuskan untuk mengosongkan rumah demi keselamatan.
Kepala Desa Sumberjaya, Dudu Durahman, membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada rumah warga kami yang ambruk. Penyebabnya karena hujan dan kondisi material yang sudah lapuk. Alhamdulilah sudah ditangani,” ujarnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 70 juta. Saat ini, kondisi di lokasi masih diguyur hujan ringan, sehingga upaya evakuasi material bangunan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Informasi terkini menyebutkan bahwa unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalbuleud, termasuk Camat, Kapolsek, Danramil, dan pihak terkait lainnya, telah menuju lokasi untuk memberikan bantuan kepada Ugan dan keluarganya. Pihak berwenang juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(*)















