Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 21 Feb 2024 14:46 WIB

SDN DWI DHARMA Cibaregbeg Rayakan “Mieling Basa Indung Sadunya


					SDN DWI DHARMA Cibaregbeg Rayakan “Mieling Basa Indung Sadunya Perbesar

Laporan: Deni Kucir

JENTERANEWS.com – Sekolah Dasar Negri Dwi Dharma menyelenggarakan perayaan “Mieling Poe Basa Indung sadunya” dengan sejumlah kegiatan. Acara yang semuanya bernuasa budaya Sunda tersebut diikuti oleh seluruh siswa -siswi sekolah, SDN DWI DHARMA Cibaregbeg Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi dilaksanakan pada Rabu. (21/02/24).

Kepala Sekolah SDN DWI DHARMA Cibaregbeg, Acu Rustiawan,S.p,d mengapresiasi kegiatan di atas. Menurutnya, hal ini sangat penting dalam upaya melestarikan bahasa Sunda sebagai warisan budaya yang tak ternilai. Sehingga sudah sepatutnya dilaksanakan secara berkelanjutan, agar dapat dipelihara dan dijaga eksistensinya.

“Ini merupakan kegiatan yang baik, yang patut di laksanakan berkelanjutan dalam rangka memelihara dan melestarikan bahasa ibu, yaitu Bahasa Sunda,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Hari Bahasa Ibu Internasional berasal dari pengakuan internasional terhadap Hari Gerakan Bahasa yang dirayakan di Bangladesh. Resolusi bahasa internasional ini disarankan oleh Rafiqul Islam, seorang Bangli yang tinggal di Vancouver, Kanada. Ia menulis surat kepada Kofi Annan pada tanggal 9 Januari 1998, memintanya untuk mengambil langkah dalam menyelamatkan bahasa dunia dari kepunahan dengan mendeklarasikan Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day). Akhirnya dipilihlah tanggal 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional karena pada tanggal tersebut, Bangladesh mengalami tragedy berdarah di tahun 1952 dalam memperjuangkan bahasa Bangli di Dhaka.

Sementara itu, “Mieling Poe Basa Indung” di SDN DWI DHARMA Cibaregbeg  di atas, mengambil tema ‘Sadayana Tiasa Nyarios Sunda nu Sae’, dimaksudkan agar seluruh siswa menggunakan bahasa Sunda dalam pergaulannya secara santun.

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, sejarah singkat bahasa Sunda, pementasan tari jaipongan, dan pidato dari siswa dan panitia dalam bahasa Sunda,”ucap Acu(*)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Regulasi Kawasan Kumuh: Dinilai Jadi Batu Sandungan Pemerataan Infrastruktur Desa

27 Maret 2026 - 20:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan keterangan kepada media mengenai kebijakan penetapan kawasan kumuh yang dinilai membatasi pemerataan pembangunan infrastruktur, Jumat (27/3/2026).
Trending di Kabar Daerah