JENTERANEWS.com– Bencana longsor yang melanda wilayah Sukabumi pada Rabu, 4 Desember 2024 lalu, masih berdampak pada aktivitas transportasi umum di wilayah Sagaranten. Hingga hari ini, Rabu (18/12/2024), sejumlah trayek angkutan umum belum dapat beroperasi secara normal.
Kepala Bagian Lalu Lintas UPTD Dishub Sagaranten, Iyus Gunawan, menjelaskan bahwa saat ini hanya dua jurusan yang dapat dilayani oleh kendaraan umum, yaitu Sagaranten-Sukabumi dan Sagaranten-Tegalbuleud. Sementara itu, trayek Sagaranten-Surade dan Sagaranten-Palabuhanratu masih belum dapat dilalui akibat material longsor yang menutup akses jalan.
“Untuk jalur ke Palabuhanratu, saat ini baru bisa dilewati kendaraan minibus. Bus masih belum bisa melintas,” ujar Iyus. Ia menambahkan bahwa untuk jurusan Surade, terdapat kurang lebih 12 titik yang terdampak longsor dan saat ini masih dalam proses pemulihan.
Kondisi ini tentu berdampak pada aktivitas masyarakat yang bergantung pada transportasi umum. Diharapkan proses pemulihan jalur yang terdampak longsor dapat segera diselesaikan agar aktivitas transportasi dapat kembali normal.(*)















