JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi terus menimbulkan dampak yang signifikan. Dalam upaya penanganan bencana, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, secara intensif melakukan koordinasi dengan seluruh kecamatan yang terdampak.
Melalui rapat virtual yang digelar pada Kamis malam, Sekda Ade menyampaikan bahwa jumlah desa yang terdampak bencana hingga pukul 18.00 WIB terus bertambah. Saat ini, sebanyak 101 desa dari 38 kecamatan melaporkan kerusakan akibat bencana alam.
“Kondisi di lapangan masih sangat dinamis. Beberapa wilayah seperti Warungkiara dan Kabandungan masih mengalami pergerakan tanah. Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan merilis data terbaru hingga pukul 00.00 WIB,” ungkap Sekda Ade.
Berdasarkan data terkini, bencana ini telah mengakibatkan 1.749 jiwa dari 744 kepala keluarga (KK) terdampak. Sebanyak 99 KK terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak atau tidak layak huni. Selain itu, bencana ini juga merenggut dua nyawa dan enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Sukabumi. Saat ini, kebutuhan mendesak bagi para korban adalah makanan, pakaian, dan selimut,” ujar Sekda Ade.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta membantu meringankan beban para korban bencana. Bantuan berupa uang tunai, sembako, pakaian layak pakai, dan perlengkapan lainnya dapat disalurkan melalui posko-posko yang telah didirikan di kantor kecamatan atau lokasi pengungsian.
“Mari kita bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Setiap bentuk bantuan akan sangat berarti bagi mereka,” ajak Sekda Ade.(*)















