Menu

Mode Gelap

News · 10 Feb 2025 20:14 WIB

Sukabumi Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia Korban Longsor 2024


					Warga Kampung Darmawangi, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menemukan kerangka manusia yang diyakini sebagai korban longsor pada Desember 2024. Kerangka tersebut ditemukan di area persawahan bekas longsoran pada Minggu (9/2/2025). Perbesar

Warga Kampung Darmawangi, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menemukan kerangka manusia yang diyakini sebagai korban longsor pada Desember 2024. Kerangka tersebut ditemukan di area persawahan bekas longsoran pada Minggu (9/2/2025).

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Darmawangi, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia pada Minggu (9/2/2025) siang. Kerangka tersebut diyakini sebagai Ojang (53), seorang petani yang menjadi korban bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah tersebut pada Desember 2024.

Rahman (40), seorang warga yang sedang mencari rumput dan kayu bakar di sekitar area persawahan bekas longsoran, menjadi saksi pertama penemuan tersebut. Ia melihat bagian paha manusia menyembul dari tanah bekas selokan sawah.

“Saya kaget melihat ada kerangka di tanah bekas longsor, lalu saya cek lebih dekat. Setelah saya pastikan itu tulang manusia, saya langsung memberitahukan warga,” ujar Rahman, Senin (10/2/2025).

Warga yang mendapatkan kabar tersebut segera berdatangan ke lokasi dan melakukan penggalian secara manual. Seluruh bagian kerangka ditemukan dalam kondisi utuh, masih mengenakan pakaian lengkap yang kemudian dikenali oleh pihak keluarga sebagai milik Ojang.

Petugas dari kepolisian, TNI, Puskesmas, dan pemerintah desa segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi dan melakukan investigasi terhadap kerangka manusia tersebut. Namun, pihak keluarga yang telah mengenali pakaian korban menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah di TPU Darmawangi II.

“Pihak keluarga sudah yakin ini almarhum Ojang. Sehingga menolak autopsi dan ingin segera memakamkan dengan layak,” ucap P2BK Pabuaran, Rida Agung Yogasmara.

Selain kerangka, warga juga menemukan beberapa barang milik Ojang yang masih utuh di sekitar lokasi penemuan.

Ojang diketahui hilang sejak 4 Desember 2024, saat terjadi longsor di area persawahan tempatnya bekerja. Upaya pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan, termasuk Sat Brimobda Jabar, Tim SAR, Batalyon Raider, dan warga setempat. Namun, setelah lebih dari dua pekan pencarian tanpa hasil, operasi dihentikan pada 22 Desember 2024.(*)

Laporan: Rudi

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News