Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 28 Feb 2025 12:24 WIB

Sukabumi Gencarkan Aksi Bersih-Bersih, Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2025


					Momen kebersamaan: Foto bersama para pejabat dan peserta peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 di halaman Gedung Juang 45, Sukabumi. Perbesar

Momen kebersamaan: Foto bersama para pejabat dan peserta peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 di halaman Gedung Juang 45, Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Halaman Gedung Juang 45 Kota Sukabumi menjadi saksi bisu dari semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tingkat Kota Sukabumi tahun 2025. Dengan tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”, acara ini dipenuhi dengan aksi nyata, yaitu bersih-bersih yang dilakukan oleh aparatur Pemerintah Kota Sukabumi di berbagai ruas jalan.

Acara yang dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, M Hasan Asari, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Asep Irawan, ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

“Hari Peduli Sampah adalah upaya pemerintah daerah, melalui DLH, untuk mendorong kepedulian setiap individu masyarakat,” ujar M Hasan Asari. Ia menekankan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, menghasilkan sampah setiap hari.

Lebih lanjut, Hasan menjelaskan bahwa peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah. “Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk mengelola sampah rumah tangga dan sampah dari sektor produksi, seperti pedagang, agar dapat didaur ulang menjadi pupuk,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sukabumi juga menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk mengolah sampah menjadi sumber energi. Namun, Hasan mengakui bahwa masih banyak keluhan masyarakat terkait masalah sampah. Oleh karena itu, peringatan ini menjadi ajang refleksi untuk meningkatkan efektivitas penanganan persampahan.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan, mengungkapkan bahwa saat ini, pembuangan sampah dari masyarakat ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) masih cukup tinggi, yaitu sekitar 73 persen. “Kami berharap angka ini dapat berkurang, dan pemilahan sampah yang saat ini baru 28 persen dapat meningkat,” jelasnya.

Asep menegaskan bahwa pengurangan sampah adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga kelurahan, kecamatan, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan sektor perdagangan. Dengan sinergi dari semua pihak, diharapkan Kota Sukabumi dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.(*)

Laporan: Gunawan

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Bidik Peringkat Satu dalam Penilaian Program P2WKSS Jawa Barat

3 Desember 2025 - 11:40 WIB

Optimalkan Layanan Publik, Diskominfo Sukabumi Inisiasi Penyusunan Arsitektur Pemerintah Digital

3 Desember 2025 - 11:19 WIB

Brimob Polda Jabar Cek Jembatan Putus Penghubung Desa Cidadap–Loji di Sukabumi

2 Desember 2025 - 13:58 WIB

Star Energy Geothermal Salurkan Beasiswa Rp190 Juta untuk 19 Mahasiswa IPB

2 Desember 2025 - 13:16 WIB

Terungkap! Mayat Pria Diduga ODGJ di Palabuhanratu Ternyata Warga Cianjur

2 Desember 2025 - 12:52 WIB

Musrenbang Kelurahan Cikundul, Pemkot Sukabumi Tegaskan Perencanaan Inklusif Menuju Target Pembangunan 2027

1 Desember 2025 - 14:20 WIB

Trending di Ekonomi