Menu

Mode Gelap

Bencana · 11 Apr 2025 18:57 WIB

Tragedi Sore di Palabuhanratu: Pohon Tumbang Hantam Pengendara Motor, Satu Kritis


					Pohon tumbang di Palabuhanratu, Jumat (10/4/2025), mengakibatkan dua pengendara motor terluka. Evakuasi segera dilakukan oleh tim gabungan. Perbesar

Pohon tumbang di Palabuhanratu, Jumat (10/4/2025), mengakibatkan dua pengendara motor terluka. Evakuasi segera dilakukan oleh tim gabungan.

JENTERANEWS.com – Suasana sore yang mendung di Kampung Tipar, Palabuhanratu, berubah menjadi duka saat sebuah pohon tumbang secara tiba-tiba menghantam dua pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Bhayangkara, Jumat (12/April/2025). Insiden yang terjadi sekitar pukul 16:30 WIB ini mengakibatkan satu korban mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit setempat.

Laporan dari petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Palabuhanratu, U. Nuryaman, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas ini terjadi di tengah guyuran hujan sedang yang mulai melanda kawasan tersebut sejak pukul 16:25 WIB. Tanpa diduga, sebuah pohon di tepi jalan tumbang dan menimpa dua orang yang sedang berboncengan mengendarai sepeda motor.

TRAGEDI DI TENGAH HUJAN: Pohon tumbang mendadak di Jalan Bhayangkara, Palabuhanratu, merenggut kebahagiaan dua pengendara motor. Seorang di antaranya kini berjuang dengan luka berat.

TRAGEDI DI TENGAH HUJAN: Pohon tumbang mendadak di Jalan Bhayangkara, Palabuhanratu, merenggut kebahagiaan dua pengendara motor. Seorang di antaranya kini berjuang dengan luka berat.

Teriakan histeris dan kepanikan langsung pecah di lokasi kejadian. Warga sekitar bergegas memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Palabuhanratu. Identitas kedua korban terungkap sebagai Yopi Ipriana (34), warga Kampung Pintu Air, dan Dede Priana (44), warga Kampung Kiaralawang.

Nahasnya, Yopi Ipriana mengalami luka parah akibat benturan keras dari pohon tumbang tersebut. Sementara kondisi Dede Priana belum diketahui secara rinci, namun dipastikan ia juga menjadi korban dalam insiden tragis ini.

“Hujan tadi memang tidak terlalu deras, tapi tiba-tiba saja pohon itu ambruk. Kasihan sekali dua bapak-bapak yang sedang lewat langsung tertimpa,” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Diduga, kondisi tanah yang labil akibat hujan menjadi salah satu faktor pemicu tumbangnya pohon tersebut. Pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kejadian ini.

Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, kepolisian dari Polres Sukabumi, dan dibantu warga setempat segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang yang melintang di jalan. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat sehingga arus lalu lintas di jalur utama tersebut dapat kembali normal.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan sisa-sisa ranting dan batang pohon yang telah dievakuasi. Garis polisi juga sempat dipasang untuk proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

P2BK Palabuhanratu bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama perangkat desa, staf kecamatan, Koramil, dan Polsek setempat. Selain itu, tim juga melakukan asesmen mendalam di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dampak dan potensi risiko lainnya. Langkah preventif berupa himbauan kewaspadaan juga langsung disosialisasikan kepada masyarakat sekitar, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Sejumlah pihak terkait turut hadir di lokasi, termasuk Kasi Tantrib kelurahan, BABINSA, BABINMAS, serta perangkat RT dan RW setempat, menunjukkan respons cepat dan sinergis dalam penanganan bencana.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Palabuhanratu untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di tengah kondisi cuaca yang kurang baik. Perhatikan lingkungan sekitar dan laporkan segera jika ada potensi bahaya,” tegas U. Nuryaman di lokasi kejadian.

Data awal ini masih bersifat sementara. Pihak P2BK Palabuhanratu berjanji akan terus memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan situasi di lapangan dan hasil pendataan yang lebih komprehensif. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.(*JM*)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana