Jentera News _ Gegerbitung, Sukabumi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (27/11) malam, sekitar pukul 19.45 WIB, mengakibatkan bencana tanah longsor dan retakan tanah. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada satu unit rumah warga dan mengancam sejumlah bangunan lainnya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Ofiek, mengatakan, Sebuah rumah milik Sutisna di Kampung Gunung Baen, RT 17/RW 06, Desa Karangjaya, menjadi sasaran material longsoran.
“Bagian dapur rumah tersebut tertimbun tanah dengan volume yang cukup besar, yakni sekitar 60 meter panjang dan 30 meter lebar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.” kata Ofiek.
Selain tanah longsor, bencana retakan tanah juga terjadi di beberapa titik di wilayah yang sama. Lebar retakan bervariasi, dengan rata-rata sekitar 15 sentimeter dan kedalaman mencapai 1 meter. “Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena mengancam tujuh unit rumah warga dan satu unit bangunan Villa Adelia.” Imbuhnya
Sebagai upaya antisipasi terhadap potensi bencana susulan, sebanyak 3 kepala keluarga (8 jiwa) telah dievakuasi ke rumah saudara terdekatnya. Langkah ini diambil mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi menimbulkan bencana serupa.
Ofiek, mengungkapkan bahwa kondisi retakan tanah terus meluas dan material longsoran berpotensi turun kembali jika hujan terus menerus. Oleh karena itu, warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.(*)















