JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (22/11) sore mengakibatkan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah terendam, akses jalan terputus, dan sejumlah warga terdampak.
Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, banjir melanda Kampung Citiis, Desa Curugluhur, menyebabkan 4 rumah, 4 kontrakan, kolam lele, gudang, dan kandang kambing terendam. Selain itu, banjir juga menggenangi ruas jalan provinsi Sagaranten-Cidolog sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sungai Cihaur dan Ciiis meluap dan merendam pemukiman warga,” ujar Jenal Mutakin, P2BK Sagaranten.
Bencana longsor juga terjadi di beberapa titik, mengakibatkan sejumlah jembatan penghubung antar desa putus dan akses jalan menjadi terhambat. Beberapa lokasi yang terdampak longsor antara lain:
Desa Sinarbentang: Jembatan penghubung Desa Sinarbentang-Curugkembar putus, jalan Cipeutey tertimbun longsor.
Desa Cibitung: Jembatan di Kampung Lembur Tengah ambruk.
Desa Gunung Bentang: Terjadi longsor di Kampung Pasir Sempur, mengancam satu rumah warga, damparit ancur, dan jembatan Ambruk.
Desa Curugluhur: Jalan Ciseureuh longsor.
Desa Cibaregbeg ruas jalan Cikadu longsor, menyebabkan satu dusun terisolasi.
Pihak P2BK Sagaranten bersama Polsek, Koramil, Damkar, Kasi Trantib, dan relawan IPSM telah melakukan upaya penanganan darurat, antara lain:
Jenal, Memastikan tidak ada korban jiwa dan melakukan evakuasi jika diperlukan. akses jalan yang terdampak di tutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
P2BK bersama Forkopimam Mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak melintasi jalur yang tergenang air.
“Kami mengimbau warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Bagi warga yang membutuhkan bantuan, dapat segera menghubungi posko bencana terdekat,” tambah Jenal.
Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi bencana. Cuaca yang masih ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanggulangan bencana ini.(*)















