JENTERANEWS.com – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, didampingi BPBD dan Forkopimda, meninjau lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan ini meliputi empat desa terdampak (Cikahuripan, Sukarame, Wangunsari, dan Karangpapak) untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Wabup menegaskan, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) harus segera dilakukan secara “jemput bola.” Ia juga menyatakan kondisi di lapangan relatif kondusif dan tim kesehatan telah siap.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk penanganan Tembok Penahan Tebing (TPT) yang jebol. H. Andreas mengapresiasi kolaborasi pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam proses penanganan.
Secara simbolis, Wabup menyerahkan dokumen Kartu Keluarga (KK) kepada warga terdampak. Keputusan status penanganan darurat bencana (PDB) masih menunggu hasil rapat koordinasi.
Data BPBD (30/10/2025):
- 141 rumah rusak (berat, sedang, ringan).
- 577 rumah sempat terendam.
- Kerusakan infrastruktur: 4 jembatan, 5 TPT, tempat ibadah, dan sekolah.
Editor : Mia















