Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 2 Feb 2023 21:15 WIB

PK- KNPI Kecamatan Cidadap Bersama Puskesmas Gelar Diseminasi Bahaya Narkoba dan Seks Bebas


					PK- KNPI Kecamatan Cidadap Bersama Puskesmas Gelar Diseminasi Bahaya Narkoba dan Seks Bebas Perbesar

JENTERANEWS.com – Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Cidadap bersama Puskesmas Cidadap Kabupaten Sukabumi Melaksanakan sosialisasi bahaya narkotika, dan seks bebas kepada para pelajar.

Sebagai awal dari kegiatan sosialisasi itu berlangsung di aula SMK AL-Fatah Cidadap dan di buka langsung oleh Ketua PK-KNPI Kecamatan Cidadap Johandi AMd.kep., Kamis (2/1/2023)

Dalam sambutannya, Johandi, ketua PK- KNPI Cidadap menjelaskan bahwa sosialisasi itu adalah peran serta KNPI Kecamatan Cidadap untuk mengajak generasi muda, khususnya kalangan pelajar membentengi dirinya dari perilaku negatif khususnya penyalahgunaan narkotika.

“Bangsa ini akan kehilangan pemuda yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan pemuda sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa,” ungkap Johandi.

Dilanjutkan oleh pemateri yang masih dari PK KNPI Cidadap, Fajar Sugiri, menerangkan bahwa, semakin maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba dikalangan masyarakat, khususnya pemuda memberikan dampak buruk dan efek ketergantungan terhadap pemakainya sehingga memicu tindakan kriminalitas di tengah-tengah lingkungan sosial, bahkan juga mendorong pergaulan bebas dikalangan pemuda.

“Sedangkan HIV Aids merupakan penyakit menular, yang timbul dari penyalahgunaan jarum suntik (Narkoba) serta dari aktivitas hubungan badan pada seseorang yang sering gonta ganti pasangan (bukan pasangan suami istri/pergaulan bebas), dan ini juga merupakan hal yang dapat mengganggu tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan,” paparnya

Lanjutnya, seperti diketahui Narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik, emosi, maupun perilaku pemakainya. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja,” Urai Fajar.

Sementara dari pihak Puskesmas Cidadap yang di wakili Windi Desiani putri,Amd.kep., yang di dampingi, Kristina, Amd.kep., menyampaikan, “Narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik, emosi, maupun perilaku pemakainya. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja,” Urai windi.

Narkoba adalah masalah yang sangat serius dan perlu perhatian dan bantuan semua pihak untuk menanganinya.

“Ini tantangan bagi kita sebagai generasi muda untuk membantu pemerintah dan pihak terkait untuk dapat mencegah peredaran narkoba dan HIV /AIDS bagi kalangan pemuda,” ujar Windi.

“Jangan pernah mencoba-coba, mendekati, bersentuhan dengan narkoba, apalagi menjadi pemakai atau pengedar karena akan merusak masa depan kalian sebagai generasi muda,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan Pemeriksaan Berkala pengukuran tinggi badan,berat badan,tensi darah,pemeriksaan HB (hemoglobin),dan skrining deteksi dini kasus ODGJ.

Puskesmas Cidadap bersama PK- KNPI Cidadap Akan terus melakukan kegiatan yang sama ke setiap sekolah yang ada di wilayah kecamatan Cidadap. ***

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan 8 Program “Quick Wins

15 April 2026 - 19:39 WIB

KICK OFF QUICK WINS BPJS KESEHATAN - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, saat memberikan sambutan pada acara Peluncuran PANDAWA 24 Jam dan Kick Off Quick Wins Direksi periode 2026–2031 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu.

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Kemenkes Klarifikasi Surat Peralihan Status Non-ASN: Murni Pendataan, Bukan Pengangkatan CPNS Otomatis

10 April 2026 - 08:56 WIB

dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI. Dalam penjelasan resminya melalui video, dr. Azhar memberikan klarifikasi tegas mengenai surat yang beredar terkait peralihan status pegawai Non-ASN menjadi CPNS. Beliau menekankan bahwa langkah tersebut murni merupakan pendataan dan inventarisasi internal untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kesehatan di RS Vertikal Kemenkes, bukan pengangkatan otomatis menjadi CPNS. Seluruh proses pengadaan CPNS akan tetap mengikuti aturan resmi nasional melalui KemenPANRB dan BKN. (Foto: Dok. Kemenkes)

RSUD R. Syamsudin, S.H. Resmi Buka Layanan Kemoterapi Per Januari 2026

19 Desember 2025 - 19:06 WIB

Groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH: Wakil Bupati Sukabumi Tegaskan RS DKH Mitra Strategis Perkuat Layanan Kesehatan

10 November 2025 - 21:26 WIB

Groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH: Wakil Bupati Sukabumi Tegaskan RS DKH Mitra Strategis Perkuat Layanan Kesehatan
Trending di Ekonomi